Dukung Gerakan Literasi, Mahasiswa KKN UIN Sunan Gunung Djati Bandung Resmikan Taman Baca Rumah Sesama di Banjar

WARTAKAMPUS.COM: BANJAR: Rumah Sesama merupakan perpaduan aktivitas Kelas Inspirasi dan Taman Baca bagi anak-anak yang diterapkan diwilayah Desa atau Kelurahan. Rumah menjadi konsep utama dalam Rumah Sesama, sebab rumah merupakan lembaga pendidikan pertama bagi anak.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang penggagas pendirian Taman Baca Rumah Sesama, yang juga sebagai Ketua Kelompok KKN UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Ridwan Alawi, Minggu (27/08), menuturkan, perdirian Taman Baca Rumah Sesama berawal dari antusisme anak-anak ketika datang ke posko KKN kami. Mereka selalu bertanya apa ada buku bacaan? Kami jawab tidak ada. Dari situ lah kami berinisiatif untuk mendiirikan Taman Baca Rumah Sesama.

Keberadaan Taman Baca Rumah Sesama pun, ingin mendukung Permendikbud No. 21 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti melalui Gerakan Literasi Sekolah. Memang Gerakan Lilerasi Sekolah seharusnya menjadi program sekolah, namun kami tidak bisa menunggu lama sekolah melakukan itu.

Ridwan, mengatakan Taman Baca Rumah Sesama yang didirikan di Kompleks Masjid Jami Miftahul Huda, Lingkungan Cipadung, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat tersebut, juga dibina langsung oleh pendiri Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) Kota Banjar,dibawah binaan Bapak Sofian Munawar, ini pun ingin mendukung Kota Banjar sebagai Kota Layak Anak. Kami ingin menunjukan bahwa prestasi ini bukan hanya prestasi administrasi. jelasnya

Ridwan, menjelaskan, ada tiga target tujuan pendirian Taman Baca Rumah Sesama, yaitu : pada anak-anak, mengajak anank-anak untuk belajar dan membangun imajinasi tentang cita-cita anak oleh para profesional yg ditunjang dengan penyedian buku bacaan umum dan pelajar agar mind set anak lebih terbuka.

Pada profesional, menyediakan wadah bagi para relawan profesional merasakan langsung proses pendidikan dindesa serta memantik mereka agar terus terlibat dalam pembangunan karakter anak bangsa.

Pada masyarakat, menyediakan wadah bagi orang tua dan pemangku kepentingan di desa untuk membangun relasi dengan kalangan luas yang dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan demi kemajuan desa.

Beberapa kegiatan Rumah Sesama seperti, penyediaan berbagai kategori buku, bimbingan belajar anak, dan Hari Inspirasi tiap bulannya.

Hari Imspirasi ini lah yang membedakan taman baca Rumah Sesama dengan taman baca lainnya. Pada kegiatan bulanan ini anak-anak akan diajak mengenal berbagai profesi hingga menumbuhkan imajinaso dan keinginan anak dalam membangun dan meraih cita-cita mereka.

Ridwan, menambahkan hingga saat ini Taman Baca Rumah Sesama telah menerima 109 buku bacaan umum, 80 buku pelajaran, 8 alquran, 15 kerudung, 18 mukena, 3 baju koko, dan 7 sajadah. Seluruh buku berasal dari donatur. Pendanaan berasal dari donatur dan patungan dari para Mahasiswa anggota KKN UIN Sunan Gunung Djati.

Ridwan, juga berharap kepada semua pihak, khususnya warga masyarakat Lingkungan Cipadung, Kelurahan Purwaharja, YRBK, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Banjar, serta Pemerintah Kota Banjar, untuk bisa bersama-sama memaksimalkan keberadaan Taman Baca Rumah Sesama tersebut, serta memberikan dukungan baik moril maupun materil demi keberlangungan Taman Baca Rumah Sesama kedepannya. Harapnya (Baehaki Efendi).